Apakah kita mampu hidup 100 tahun?

andromedaBila kita coba telisik kehidupan ini, semua silih berganti ada siang dan malam, ada matahari dan bulan, ada yang hidup dan ada yang mati, begitu juga kehidupan ini yang sementara, juga akan berganti menjadi kehidupan yang abadi (baca: Akherat).

Ingatlah sahabat “Sebaik-baik kehidupan adalah Kehidupan setelah kematian” lantas apa maksud dari kalimat tersebut?

Coba kita renungkan sejenak sahabat. Apakah kita 100 tahun yang lalu sudah ada? dan Apakah kita 100 tahun kemudian masih ada? renungkanlah…

Hakekatnya kita ini hidup sebentar dan tidak abadi. Jika mengikuti usia Nabi Mulia Muhammad saw yang wafat di usia 60an. Kita umatnya juga akan punya usia rata-rata mencapai 60 tahun. Jika ada yang lebih ini hanya bonus dari Tuhan untuk kita lebih berserah diri, bertaubat, dan mengharap rahmat-Nya.

Jika hidup ini sebentar. Apa karya terbaik yang kita tinggalkan sebelum mati? Apa yang bermanfaat setelah mati?  Jangan kita sia-siakan hidup. Bila waktunya telah tiba, siapa yang mampu menyelamatkan kita?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: