Karena Kurang Sedekah

Jupiter MX 135

Jupiter MX 135

Awal bulan maret ini tepatnya di minggu pertama saya mengalami musibah. Motor Jupiter MX B6414TTZ 2008 yang baru saya gunakan kurang lebih tiga bulan diambil orang di depan rumah mertua saya. Kejadiannya pukul 20:30. Seperti biasa saya sepulang jemput istri dari kantornya, mampir ke rumah mertua. Dan karena seringnya mampir kemudian kondisi motor selalu diluar pagar, hanya di kunci setang tanpa kunci tambahan. Mungkin hal ini sudah dipelajari sebelumnya oleh tersangka. Sehingga mudah bagi pencuri mengambil motor saya dengan menggunakan kunci T.

Sesaat sebelum kejadian, ada suara tukang roti terdengar di depan bersama orang yang sepertinya mau beli. Namun suasana ramai itu hanya berjalan kurang lebih 10 menit. Setelahnya kembali sepi. Sebelum kembali sepi saya mendengar tarikan gas pengendara motor yang terburu-buru. Terhentak saya bangun dari tempat berkumpulnya keluarga yang sedang terhipnotis oleh tayangan sinetron. Untuk sejenak melihat keadaan motor saya diluar. Terhentak kaget melihat motor sudah tidak ada. Saat itu pula semua aggota keluarga kebingungan, termasuk istri saya yang sedih dan terus menangis.

langsung saja saya dekati istri dan memeluknya, sembari bilang kepadanya “Sudah, jangan menangis, insya Allah akan diganti yang lebih baik oleh Allah, kita ikhlaskan saja”. Meskipun agak berat bicara begitu, karena saya baru kali ini merasakan kehilangan sesuatu yang disayangi. Namun saya coba untuk tegar. Mungkin ini cobaan dari Allah kepada hambanya dengan kehilangan harta, “bisik saya dalam hati”. Namun bisa jadi ini teguran dari Allah kepada saya karena kurang sedekah.

Aku bilang ke istri, Allah masih sayang sama kita. Coba bila saja saya pergoki pencuri itu, dan kemungkinan membawa senjata tajam. Pastilah aku akan membela hartaku, mungkin saja akan ada pertumpahan darah. Dan bisa saja itu hari terakhir aku. Tapi Allah berkendak lain. Hartaku yang hilang, bukan nyawaku. Bila harta hilang insya Allah dapat kucari lagi. Namun bila nyawa ini yang hilang, berakhirlah kesempatan aku untuk bertaubat kembali pada-Nya.

Kejadian ini sengaja saya tuliskan untuk pembaca. Karena saya ingin berbagi pengalaman dan hikmah yang dapat diambil dari kejadian kehilangan harta.

1. Selalu tanamkan dan suburkan prasangka baik kepada Allah, meskipun mengalami kejadian pahit.
2. Koreksi diri dan ambil hikmah dari setiap kejadian yang ada. dalam kasus ini saya kurang sedekah.
3. Janganlah berputus asa dari Rahmat Allah, berusahalah memperbaiki keadaan dengan lebih baik.
4. Hanya dengan sedekahlah akan terbebas dari bala dan bencana.

2 Comments »

  1. Tanih Mulyadi said

    ya… mas kejadian yang sma juga menimpa saya saat itu motor yang arusaya bli selama 1 bulan hilang diambil orang, kejadiannya di warnet kawan saya. jam 9.30pm.. saya dan keluarga sempak kaget mendenganr musibah tersebut… ya tpi kita mencoba iklas.. mungkin ini teguran u/ saya… yang banyak dosa..

  2. M.N.Putranto said

    Iya mas, saya turut prihatin atas kejadian yang mas alami dan saya juga bisa ngrasain gimana kehilangan barang yang kita sayangin..Apalgi itu sepeda motor baru yang kita impi2kan yang akhirnya hilang ditangan orang tidak beradab..Semoga orang yang nyuri itu dapat balasan dari Allah berkali – kali lipat dan mas dapat gantinya yang lebih..
    Amin..Mungkin itu benar mas teguran dari Allah, tapi walaupun begitu untuk laen kali kita harus lebih berhati – hati lagi kalok menaruh barang kesayangan kita..

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: